Bicara tentang media tanam kultur jaringan, tentu hasil yang terbaik adalah memakai bahan kimia analys dari produsen ternama. Semisal SIGMA atau MERCK. Namun bagi anda yang kepingin hemat, tidak ada salahnya memakai bahan dari produsen lain, semisal Phytotech, Duchefa, Ajax, Himedia, Chem-supply dll. Dari pengalaman, kualitas plantlet juga bagus.
Pemakaian bahan kimia analys tidak harus sejenis, misal harus MERCK semua. Bagi anda yang ingin menekan biaya produksi, saya sarankan memakai produk Ajax atau Himedia atau Chem supply, karena mayoritas harga bahannya lebih murah di banding yang lain.
Tidak ada salahnya juga anda membandingkan harga dulu diantara beberapa merk yang ada sebelum mengambil keputusan.
Dengan berjalannya waktu, karena harga bahan kimia analys semakin mahal dan tuntutan menekan biaya produksi.....
ternyata unsur-unsur makro bisa di ganti dengan bahan kimia tehnis. Baik unsur KNO3, NH4NO3, KH2PO4, CaCL2 maupun MgSO4. Hasil plantlet juga masih bagus. Yang jelas ongkos produksi bisa di pangkas hampir setengahnya.
Selamat mencoba, jangan mudah menyerah !!!
Total Tayangan Halaman
Jumat, 28 Februari 2014
Jumat, 19 Juli 2013
Uneg-uneg 3
Kesombongan senantiasa melekat pada diri manusia. Kadang diri ini berbangga ketika melihat tanaman tumbuh dengan bagusnya. Berkembangbiak dan membelah diri dengan cepatnya.
Seiring bertambah waktu, sifat ujub manusia muncul dan berkata; 'Hebat...aku bisa membuat tanaman kultur tumbuh menjadi bagus, itu karena formulaku...'
Masyaallah....padahal itu semua karena izin dan kehendak Allah. Tanaman bisa tumbuh dan berkembang dengan baik karena Allah yang menumbuhkan. Bukan karena formula yang kita buat atau karena usaha tangan kita.
bersambung......
Seiring bertambah waktu, sifat ujub manusia muncul dan berkata; 'Hebat...aku bisa membuat tanaman kultur tumbuh menjadi bagus, itu karena formulaku...'
Masyaallah....padahal itu semua karena izin dan kehendak Allah. Tanaman bisa tumbuh dan berkembang dengan baik karena Allah yang menumbuhkan. Bukan karena formula yang kita buat atau karena usaha tangan kita.
bersambung......
Uneg-uneg 2
Apakah pekerjaan kultur jaringan menyenangkan...?
Tidak juga, juga ya. Ketika grand strategi produksi berjalan lancar tentu kita akan senang. Namun ketika pertumbuhan plantlet ada masalah, maka beban pikiran terus mendera. Kalau plantlet bisa bicara, tentu kita akan bertanya 'sekiranya bahan apa yang engkau butuhkan, dengan senang hati akan kita penuhi'. Qodarullah, kita diciptakan untuk tidak bisa memahami bahasa tanaman. Sehingga diperlukan keuletan dan kesabaran untuk selalu mencoba formulasi bahan sesuai yang tanaman kehendaki.
bersambung.....
Tidak juga, juga ya. Ketika grand strategi produksi berjalan lancar tentu kita akan senang. Namun ketika pertumbuhan plantlet ada masalah, maka beban pikiran terus mendera. Kalau plantlet bisa bicara, tentu kita akan bertanya 'sekiranya bahan apa yang engkau butuhkan, dengan senang hati akan kita penuhi'. Qodarullah, kita diciptakan untuk tidak bisa memahami bahasa tanaman. Sehingga diperlukan keuletan dan kesabaran untuk selalu mencoba formulasi bahan sesuai yang tanaman kehendaki.
bersambung.....
Jumat, 12 Juli 2013
Uneg -Uneg
Sebagai petani, yang kebetulan tahu tentang kultur jaringan. Ada satu hal penting yang harus dipahami. Janganlah merasa cukup dengan ilmu kultur jaringan yang dimiliki.
Semakin menyelami dan bergelut dengan kultur jaringan setiap hari, maka akan merasakan kalau kultur jaringan itu sangat luas tidak bertepi. Sehingga kita akan memahami bahwa ibarat "di atas langit ada langit", yaitu kita tidak boleh ujub dan berbangga diri karena di atas orang yang faham kultur jaringan masih ada orang lain yang lebih pandai.
bersambung........
Semakin menyelami dan bergelut dengan kultur jaringan setiap hari, maka akan merasakan kalau kultur jaringan itu sangat luas tidak bertepi. Sehingga kita akan memahami bahwa ibarat "di atas langit ada langit", yaitu kita tidak boleh ujub dan berbangga diri karena di atas orang yang faham kultur jaringan masih ada orang lain yang lebih pandai.
bersambung........
Selasa, 01 Mei 2012
MACAM BENTUK LAMINAR AIR FLOW CABINET
Laminar dengan hepa filter 99,99 %
Laminar dengan hepa lokal
Laminar dengan hepa 99,99 % lengkap dengan dimmer
AKLIMATISASI
Tanaman
kultur atau plantlet yang telah mengalami pertumbuhan maksimal
dan
siap untuk dipindah tanam ke media tanah, harus mengalami masa
aklimatisasi.
Yaitu
masa penyesuaian diri dengan lingkungan baru. Masa aklimatisasi
merupakan
masa yang sangat kritis, karena plantlet in
vitro
menunjukkan sifat yang tidak me-nguntungkan seperti :
- Lapisan lilin/cuticula tidak berkembang dengan baik.
- Lignifikasi batang kurang.
- Sel-sel palisade daun kurang.
- Jaringan pembuluh dari akar ke pucuk kurang berkembang.
- Stomata seringkali tidak berfungsi (tidak menutup pada penguapan tinggi).
Keadaan seperti ini
menyebabkan pucuk in vitro sangat peka terhadap :
- Evapotranspirasi.
- Serangan cendawan dan bakteri tanah.
- Cahaya dengan intensitas tinggi.
Oleh
karena itu, kegiatan aklimatisasi pucuk-pucuk in
vitro
memerlukan
penanganan khusus. Berikut prosedur aklimatisasinya :
- Bahan dan alat :
- Pucuk in vitro dengan daun berwarna hijau tua, batang gelap dan tidak me-nunjukkan gejala nekrosis (batang dan daun warna hijau muda dan transparan).
- Pinset.
- Baki dengan ukuran tinggi ± 15 cm dan panjang ± 35 cm.
- Plastik lembaran yang telah dipotong dengan ukuran 30 cm x 50 cm.
- Karet ban motor/mobil yang telah dipotong kecil.
- Media tanam, yang terdiri dari; kompos steril 1 bagian : tanah steril 1 bagian : Pasir steril 1 bagian.
- Pelaksanaan :
- Siapkan campuran media dalam baki. Isinya kurang lebih 1/3 bagian. Usahakan media tidak terlalu kering dan juga tidak basah.
- Keluarkan tanaman dari dalam botol dengan menggunakan pinset.
- Bersihkan tanaman dari sisa agar-agar (agar-agar yang tertinggal akan menjadi sumber jamur dan bakteri).
- Rendam tanaman dalam larutan Dithane 2 g/l selama 10 menit.
- Kering anginkan.
- Tanam dalam media tanam dengan menggunakan pinset.
- Tutup dengan plastik kemudian diikat dengan karet.
- Biarkan tanaman ± 1 minggu (jangan dibuka). Setelah itu dicek, kalau kurang air dapat disiram.
- Bila setelah 2 minggu tanaman sudah berakar atau beradaptasi dengan baik yang ditandai dengan pertumbuhan daun baru, tutup plastik dapat dibuka sedikit demi sedikit, lakukan beberapa jam pada pagi hari saja, setelah itu tutup kembali.
- Apabila tanaman sudah tahan dengan kondisi luar, tutup plastik dapat dilepas. Bila ada yang layu, sungkup kembali dengan plastik.
- Cara membuat media tanam steril :
- Campurkan bahan-bahan yang akan disterilisasi. Haluskan dengan meremas-remas dengan tangan.
- Masukkan ke dalam kantong plastik yang tahan panas.
- Masukkan ke dalam autoklaf, masak selama 1 jam pada suhu 121 - 126o C.
- Apabila tidak diautoklaf, maka dapat menggunakan panci/dandang dengan masa pemasakan selama 3 jam.
- Catatan :
- Berdasarkan pengalaman; media aklimatisasi dapat memakai media yang tidak steril. Yaitu media campuran tanah liat halus, pasir dan kompos yang sudah difermentasi serta kapur dolomit sedikit untuk meningkatkan pH media.
- Pucuk in vitro yang sudah dikeluarkan dan dicuci bersih, kemudian dicelupkan dalam hormon akar yang sudah dicampur bakterisida dan fungisida.
- Tanam pada baki dan disungkup dengan plastik.
PROSES PENANAMAN EKSPLAN
Setelah
media
kultur dibiarkan selama 3 hari dan tidak
menunjukkan adanya
kontaminan
bakteri dan jamur pada permukaan media, maka kegiatan penanaman
eksplan
dapat dilakukan. Eksplan sebelum ditanam pada media kultur, terlebih
dahulu
dilakukan sterilisasi,
seperti bahasan pada bab III. Eksplan yang
telah di cuci
dengan air
steril diletakkan dalam petridish yang didalamnya
dialasi tissue steril. Fungsi
tissue ini adalah sebagai penyerap air bekas bilasan, sehingga
eksplan kering.
Peralatan
dan bahan yang perlu disiapkan dan diletakkan di atas meja laminar
adalah
; pinset, gunting, pisau scapel,
botol berisi alkohol 96 %/spiritus,
lampu bunsen,
tissue
gulung
dan air steril. Peralatan dan bahan
ini disemprot terlebih dahulu
dengan alkohol 70 % sebelum dimasukkan ke dalam meja laminar.
- Proses penanaman eksplan hasil inisiasi
- Langkah awal adalah, menata peralatan dan bahan sedemikian rupa sehingga memudahkan proses penanaman. Seperti; botol media ditumpuk dan di-letakkan di sebelah kiri, petridish tepat di depan, lampu bunsen letakkan di depan sebelah kiri dari petridish, botol alkohol dan botol tempat pinset letak-kan di sebelah kanan.
- Kemudian nyalakan lampu bunsen.
- Semprot pinset dengan alkohol 70 % atau celupkan pada alkohol 96 % atau pada spiritus, kemudian bakar di atas lampu bunsen dari pangkal sampai ujung. Lakukan 2 – 3 kali. Langkah ini untuk memusnahkan spora jamur atau bakteri yang masih menempel pada pinset.
- Letakkan pinset di atas petridish/botol alkohol.
- Ambil botol media dan buka.
- Ambil eksplan dengan pinset dan masukkan langsung ke dalam botol kultur.
- Tutup rapat dan letakkan disebelah kanan.
- Agar tekanan dari luar tidak masuk, tutup botol dapat dilapisi plastik klin wrap.
- Beri label tanggal penanaman, jenis tanaman dan nama media.
2. Proses penanaman eksplan
hasil multiplikasi (sub kultur)
- Langkah awal adalah, menata peralatan dan bahan sedemikian rupa sehingga memudahkan proses penanaman. Seperti; botol media ditumpuk dan di-letakkan di sebelah kiri, petridish tepat di depan, lampu bunsen letakkan di depan sebelah kiri dari petridish, botol alkohol dan botol tempat pinset letak-kan di sebelah kanan.
- Kemudian nyalakan lampu bunsen.
- Semprot pinset dengan alkohol 70 % atau celupkan pada alkohol 96 % atau pada spiritus, kemudian bakar di atas lampu bunsen dari pangkal sampai ujung. Lakukan 2 – 3 kali. Langkah ini untuk memusnahkan spora jamur atau bakteri yang masih menempel pada pinset.
- Ambil tanaman dari botol kultur yang akan di multiplikasi.
- Letakkan tanaman di dalam petridish dan dipotong-potong dengan meng-gunakan pisau scapel atau gunting.
- Ukuran eksplan, bisa pernodlus untuk tanaman berkayu atau pertunas.
- Kemudian tanam kembali eksplan pada media kultur yang baru. Isi 1 botol kultur bisa 5 -10 eksplan.
- Tutup rapat dan letakkan disebelah kanan.
- Agar tekanan dari luar tidak masuk, tutup botol dapat dilapisi plastik klin wrap.
- Beri label tanggal penanaman, jenis tanaman dan nama media.
Langganan:
Postingan (Atom)